MEDIA CNN

CNN

6/recent/ticker-posts

IKATAN AREMA KUPANG TURUT BERTERIMAKSIH KEPADA K2S DAN PAGUYUBAN KONDANG, TERNYATA INI ALASANNYA

 


Kupang, CNN  - Ikatan Arema Kupang, menyampaikan rasa Terimakasihnya atas kepedulian dari K2S dan Paguyuban Kondang, mengingat Peristiwa musibah kebakaran warung yang dialami oleh Tatik seorang warga asli Malang, Jawa Timur beberapa waktu yang lalu, di kawasan Oebofu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, masih menyisakan beban yang lumayan berat buat Tatik dan suami serta keluarganya(7/6/2022)


Betapa tidak karena warung yang selama ini menjadi salah satu tumpuan sumber pendapatan Tatik, ternyata ludes dilalap si jago merah, pada peristiwa kebakaran malam itu.



Sehari setelah terjadinya musibah kebakaran warung milik Tatik, Ikatan Arema Kupang dengan dipimpin langsung oleh Ketua, Sam Soponyono mendatangi kediaman Tatik di Oebofu, selain menyampaikan rasa empati atas apa yang dialami anggotanya, Sam Soponyono juga menyerahkan bantuan sebagai wujud rasa kebersamaan dari sesama anggota Ikatan Arema Kupang, " Mohon diterima ini dari kota semua anggota Ikatan Arema Kupang, kami turut merasakan apa yang ibu Tatik rasakan karena itu semoga ini bisa sedikit membantu meringankan beban Ibu Tatik " ungkap Ketua Ikatan Arema Kupang.

kaget dan terharu sempat mewarnai momen penyerahan bantuan untuk Tatik, sehingga Tatik tak dapat membendung air matanya, tampak dirinya seolah tak percaya bahwa teman-teman sesama warga asli Malang datang dan turut merasakan kesedihannya.

" Terimakasih saya sampaikan kepada semua yang hari ini mampir melihat saya, terimakasih juga sudah membantu, saya gak tahu harus bagaimana membalas kebaikan ikatan Arema ini " tutur Tatik terbata-bata disela isak tangisnya.



Selanjutnya Minggu 5 Juni 2022 kemarin, Bidang sosial K2S dipimpin langsung oleh Ketua II K2S Kota Kupang, Totok sapaan akrab Ketua II K2S Kota Kupang, bersama bidang Sosial K2S dan Paguyuban Kondang, ternyata datang untuk menyerahkan Bantuan sebagai wujud keprihatinan atas peristiwa yang dialami oleh Tatik.


" Mungkin jumlahnya tidak seberapa, namun inilah wujud dari rasa empati kami atas musibah yang dialami ibu Tatik, musibah yang beliau alami menjadi atensi bagi kami, untuk bisa kita upayakan agar sedikit bisa meringankan beban beliau, harapannya yaitu kita sebagai sesama warga Jawa di Kota Kupang ini, dapat selalu saling bantu ketika ada yang benar-benar membutuhkan bantuan, tanpa melihat dia siapa dan dari Jawa mana ketika harus dibantu pasti kami upayakan " ungkap Totok.


" Selagi diberikan kesempatan untuk membantu orang lain, maka kenapa tidak kita lakukan karena bisa jadi besok-besok kita juga akan butuh bantuan orang lain, paling tidak itu akan menjadi cerita kebaikan saat kelak kita telah tiada, nanti anak cucu kita akan mengenang kita dengan cerita yang baik " pungkas Totok yang di 2024 mendatang juga ancang-ancang ikut meramaikan ajang kontestasi Pileg di NTT.


Hal yang sama juga disampaikan oleh perwakilan Paguyuban Kondang, Pakne Sari, saat menyerahkan bantuan untuk ibu Tatik, menyampaikan bahwa semoga ini bisa sedikit membantu meringankan beban Ibu Tatik beserta keluarga.


Sementara itu karena ketua ikatan Arema Kupang berhalangan hadir saat ada penyerahan maka dari Ikatan Arema Kupang, Sam Haris selaku wakil ketua menyampaikan rasa Terimakasih dan apresiasi terhadap Saudara-saudara dari bidang sosial K2S serta dari Paguyuban Kondang.


" Saya mewakili ketua Ikatan Arema Kupang, yang kebetulan beliau berhalangan hadir hari ini, juga sekaligus mewakili, seluruh anggota Ikatan Arema Kupang dan keluarga Ibu Tatik yang terkena musibah, menyampaikan limpah Terimakasih serta Apresiasi setinggi-tingginya, kepada Saudara-saudara dari K2S dan dari Paguyuban Kondang, yang telah ikut peduli dan berupaya untuk turut serta meringankan beban Saudara kita yang terkena musibah " ungkap Pria Humoris yang selalu berpenampilan sederhana ini.


Sam Haris juga menambahkan bahwa, memang sudah sepatutnya sebagai sesama orang perantauan yang berasal dari Jawa harus bisa selalu Saling bantu membantu, karena sejatinya dalam menghadapi hidup kita pasti tidak bisa hidup sendiri apalagi di tanah perantauan, pasti akan membutuhkan bantuan orang lain.

Tampak hadir dalam penyerahan tersebut beberapa pengurus K2S, bidang sosial, pengurus Paguyuban Kondang serta pengurus dan anggota Ikatan Arema Kupang.

Penulis : Arifin