MEDIA CNN

CNN

6/recent/ticker-posts

MAJELIS TA'LIM AL-IKHLAS BERKURBAN, SIMAK BERIKUT SELENGKAPNYA

 


Kupang, CNN - Takbir telah berkumandang, menandai perayaan Hari Raya Idul Adha dan prosesi penyembelihan hewan Kurban telah dilaksanakan, seluruh umat muslim melaksanakan Sholat Idul Adha yang kemudian dilanjutkan dengan proses penyembelihan hewan Kurban, termasuk Majelis Ta'lim Al-Ikhlas Kota Kupang(10/7/2022)


Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, atau lebih dikenal Hari Raya Qurban, yang jatuh pada  tanggal 10 Juli 2022, menjadi Momentum yang sangat luar biasa bagi umat muslim di Dunia.


Hari ini Minggu 10 Juli 2022, bertempat di kediaman Bapak Sugiono, yang ada dikawasan Pohon Duri Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang NTT, dilaksanakan penyembelihan 5 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang merupakan amanah untuk dibuat kurban dan kemudian dagingnya dibagikan kepada masyarakat.


Kepada tim Cyber Nusantara News, Pak Sholeh mewakili Panitia Qurban Majelis Ta'lim Al-Ikhlas menjelaskan, bahwa memang ini sudah menjadi tradisi setiap tahun bahwa Majelis Ta'lim Al-Ikhlas selalu ikut mengadakan kegiatan penyembelihan hewan kurban.


" Selama bertahun-tahun Majelis Ta'lim Al-Ikhlas memang selalu mengadakan pemotongan hewan kurban, Alhamdulillah untuk hari ini ada 5 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang kami potong, semoga kerukunan diantara kita semua terkhusus para anggota Majelis Ta'lim Al-Ikhlas dapat terus terjaga dan terpelihara, rencananya nanti daging kurban akan kami distribusikan tidak hanya kepada yang muslim, namun akan kami bagikan juga buat saudara-saudara kita yang non muslim, karena inilah salah satu bentuk kita memaknai Indahnya Toleransi Beragama " pungkas Pak Soleh.


Sementara itu tampak hadir pula di Lokasi Dokter Hewan, drh. Damai Kusumaningrum MSc.yang sengaja diutus untuk memeriksa dan memastikan bahwa hewan kurban yang dipotong dalam keadaan sehat dan layak konsumsi.


" Iya jadi kami memang datang dengan tujuan untuk memeriksa dan memastikan, bahwa kondisi hewan ternak yang disembelih untuk kurban ini dalam keadaan sehat dan layak dikonsumsi, kita patut waspada karena seperti diketahui bahwa di Jawa itu kan lagi marak, penyakit mulut dan kuku( PMK )namun untuk Kota Kupang sampai dengan saat ini masih kami masih belum menemukan konfirmasi tentang penyakit hewan tersebut " ungkap drh. Damai "

Penulis : Arifin